Strategi Penjualan Produk


Strategi Penjualan Produk, strategi penjualan haruslah direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan bila perlu bisa direncanakan sebelum memulai usaha itu sendiri. Baik tidaknya strategi penjualan apakah efektif atau tidak untuk usaha Anda bisa dilihat pada tingkat penjualan. Lalu, bagaimana menerapkan strategi penjualan yang efektif tersebut? Berikut beberapa di antaranya.

1. Perhatikan kualitas produk

Kualitas produk adalah patut diperhatikan sebelum Anda memasarkannya kepada khalayak dan calon pelanggan. Anda perlu periksa dengan teliti mengenai kualitas produk jangan sampai ketika dipasarkan pelanggan mendapatkan produk yang tidak sesuai dengan keinginannya. Hal ini akan membuat pelanggan merasa kecewa.

Sebaiknya Anda harus jujur kepada pelanggan mengenai produk tersebut. Kejujuran ini jugalah yang menjadi kunci penting di strategi penjualan.

Misalnya saja Anda menjual produk yang tidak tahan lama, katakanlah kepada calon pelanggan tersebut jika produk tersebut tahan dalam waktu yang singkat. Jika Anda berkata sebaliknya, selain kecewa pelanggan mungkin saja tidak akan memilih produk Anda kembali.

2. Pelayanan yang baik adalah kunci

Selain kejujuran, strategi penjualan Anda juga perlu menekankan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Di sini Anda harus melihat seorang pelanggan adalah raja, dan dari situlah Anda harus memberikan pelayanan sebaik mungkin terhadap pelanggan tersebut.

Hal utama yang paling ditekankan di sini adalah seperti komunikasi yang baik. Contohnya dengan menggunakan kata-kata yang sopan.

Begitu pula ketika pelanggan mengeluh mengenai produk yang mereka dapatkan. Anda harus meresponnya dengan cara yang baik dan sopan. Layanilah keluhan pelanggan dengan menjadi pendengar yang baik.

Dengan cara seperti ini pelanggan akan merasa dihargai dengan pelayanan terbaik. Mereka juga akan berusaha mempertahankan untuk menggunakan produk yang Anda tawarkan.

Sebaiknya jangan lupa untuk mengucapkan tiga kata penting dalam melayani pelanggan yakni terima kasih, permintaan maaf, dan menawarkan bantuan.

3. Promosi yang menarik

Ingat, untuk memasarkan produk Anda juga diperlukan adanya promosi menarik. Sehebat apapun strategi penjualan untuk usaha Anda jika tidak dibarengi dengan usaha yang maksimal, maka akan mengalami stagnan atau penjualan tidak akan berkembang.

Sebaliknya, bila promosi berjalan dengan baik meskipun produk yang Anda tawarkan biasa-biasa saja niscaya akan memberikan efek yang signifikan.

Promosi dikenal sebagai strategi penjualan yang mampu untuk meningkatkan consciousness kepada produk atau model Anda. Terlebih lagi bila model tersebut masih baru. Beberapa promosi yang bisa Anda lakukan di sini adalah misalnya dengan memberikan potongan harga di saat tertentu.

4. Menggunakan aplikasi digital

Di period dengan teknologi digital seperti sekarang, membuat para pengusaha untuk selalu beradaptasi dengan teknologi baru. Begitu juga dalam melakukan strategi penjualan yang efektif, Anda bisa menggunakan aplikasi tertentu.

Keberadaan aplikasi ini akan memudahkan bagi seorang pengusaha dalam melayani semua kebutuhan pelanggan termasuk kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran.

Selain itu, keunggulan ketika Anda menggunakan aplikasi kasir on-line untuk pembayaran adalah memberikan jaminan keamanan. Dengan demikian, baik Anda sebagai pengusaha yang menawarkan produk dan pelanggan sama-sama diuntungkan.

Kemudian, dari segi efisiensi penggunaan aplikasi digital ini dirasa lebih cepat bagi metode pembayaran penjualan Anda.

5. Perdalam strategi kompetitor

Dalam menjalankan sebuah usaha, Anda pasti memiliki kompetitor atau pesaing. Sebenarnya, memiliki pesaing atau kompetitor merupakan hal baik dalam sebuah perusahaan.

Dengan demikian, Anda dapat semakin berkembang dan membuat perusahaan selangkah lebih maju. Maka, agar Anda tidak tertinggal oleh apa yang dicapai kompetitor sebaiknya sebagai seorang pengusaha ulung tidak ada salahnya memperdalam strategi yang diterapkan kompetitor.

Harapannya adalah dengan mempelajari strategi tersebut, Anda pun bisa mengetahui kelemahan apa yang dihadapi oleh kompetitor.

Ketika Anda telah menemukan kelemahan tersebut, saatnya Anda untuk mengambil celah dan merebut pangsa pasar. Hal ini juga sebagai sebuah trik mengembangkan usaha dengan efektif.

Previous KOPERASI INDONESIA – Koperasi Indonesia Membangun Bangsa
Next Putra Boyolali Bikin Jurus OJK untuk Bangkitkan UMKM